2 Faktor Hal yang Bermamfaat Dalam Agama Islam

islamsarana.blogspot.co.id


Islam Sarana | Mengambil arti dari sebuah mamfaat dalam islam berpangaruh dalam banyak aspek. Untuk mendapatkan kehidupan yang bermfaat sangat berpengaruh dengan ilmu dan pengalamalan, Oleh karna itu biasakanlah diri ini menjadi diri yang penuh bermamfaat baik itu untuk orang lain, maupun untuk diri sendiri.

islam mengajarkan hal-hal yang baik, dalam agama islam tidak dianjurkan melakukan perbuatan yang membuat diri sendiri rugi dan juga merugikan diri orang lain. Dalam contohnya islam melarang tidak boleh seseorang meminum air memabukkan seperti halnya tuak, air keras. mengapa demikian itu dilarang dalam islam? karena minum tuak tersebut membuat seseorang jadi lupa diri, lupa ingat allah, terasa dunia ini dia empunya, dan hal lain yang bisa kita lihat yang banyak terjadi di kalangan kehidupan baik di kampung maupun dikota. terjadinya pemerkosaan, pembunuhan, dan pencurian hal tersebut hal tersebut berakibat dari seorang pemabuk. Oleh karena itu jauhilah segala-segala hal yang memang hal tersebut di larang dalam islam.Karena larangan yang timbul di dalam islam semua nya memiliki faedah dan nikmat untuk orang-orang yang mematuhinya.

Ma'asyiral Muslimin yang dirahmati oleh Allah. Setelah menjelaskan sedikit pembukaan di atas. Di bawah ini saya akan menjelaskan 2 hal faktor mamfaat di dalam islam. berikut saya terakan di bawah ini.

1. Agama Islam Mengarjakan Tuntunan yang Elok Bagi Pengikutnya.


Islam tidak mengajarkan buat para mengikutnya melakukan perbuatan yang bisa membinasakan diri sendiri dan juga diri orang lain. Islam juga menganjurkan sesama manusia untuk mengutamakan kepentingan di segala perbuatan yang baik yang harus dilakukan. Tidak boleh memihak diri sendiri benar dan tidak boleh memihak diri orang lain benar, jika memang kalangan belum meyetujuinya.

Seoarang Qila berkata: manusia yang hidup tanpa bergama adalah manusia yang sia-sia karena agama memiliki tujuan untuk kehidupan, jadi buat mereka yang tidak memiliki agama sama sekali hidup mereka tidak memiliki tujuan.

2. Agama Islam melarang Seseorang mengutamakan nafsu.


Nafsu ialah sebuah sifat yang terus merasuki manusia dari semenjak lahir hingga ia mati. Seseorang mengutamakan nafsu akan mengakibatkan diri mereka terjerumus kedalam hal yang tidak di inginkan, Baik itu nafsu dalam hal perkara yang buruk dan nafsu dalam hal perkara yang buruk. contohnya seseorang mengutamakan didalam ibadah, seperti halnya mengutamakan ibadah hanya utuk mendapat balasan yang elok disisi allah, yang hal tersebut mereka mengerjakan ibadah bukan karena lillahi ta'ala. Hal demikian tersebut sangat dilarang dalam agama islam.  Dan begitu pula buat seseorang mengutamakan nafsunya di dalam perkara yang buruk, hal demikian itu sudah pasti sangat dibenci oleh allah swt.

Dari 2 faktor yang telah disebutkan diatas, memiliki makna ataupun intisari, nikmat, hikmah yang harus diperoleh bagi hamba yang beragama dengan agama islam. Mulai sekarang perbaikkanlah diri jadilah jiwa yang mengerjakan apa yang dianjurkan dalam agama, dan berbuat ibadah bukan dengan nafsu sehingga dengan nafsu tersebut mebuat kita ria, ujub dan takabur.

Ma'asyiral Muslimin sedang jamaah pembaca yang diridhai Allah swt. Sampai disini dulu, untuk postingan 2 faktor yang bermamfaat yabg dianjurkan islam, Insya Allah lain kali kita bisa membahasnya di postingan lain. semoga bermamfaat.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.